Selasa, 27 Agustus 2013

Macam-macam Eksim



Macam-Macam Eksim

Kelainan kulit yang disebabkan oleh beberapa faktok seperti  endogen dan eksogen salah satu pemicu timbulnya penyakit eksim.
Menurut jenisnya eksim terbagi menjadi empat :
a.    Jenis Dermatitis Atopik
Sering terjadinya paparan alergi dan juga ditandai kecendurang anti bodi imunoglobulin E yang terbentuk dalam tubuh penderita eksim adalah kelainan dasar genetik yang mendasari timbulnya penyakit Dermatitis Atopik.  Akibat kulit penderita sensitif terhadap Faktor iritan, kebersihan, kelembaban dan juga suhu adalah salah satu penyebab terjadinya penyakit dermatitis atopik 85% kasus ini menimpa pada bayi dengan usia rata-rata 2 sampai dengan 18 bulan.

Timbulnya bercak-bercak merah diwajah juga daerah sekitar tubuh yang tertutup popok (area popok) adalah gejala yang sering ditimbulkan.  Setelah bayi menginjak usia 18 bulan biasanya akan sembuh, namun ada juga yang berlanjut ke bentuk berikutnya dengan jumlah kurang lebih sepertiganya.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjaga kebersihan kulit bayi agar terhindar dari gangguan penyebab alergi ataupun menghidarkan kulit bayi dari rangsangan penyebab terjadinya alergi akibat penggunaan handuk yang kasar, menggunakan sabun anti septik pada saat memandikan bayi ataupun anak-anak dan sebagainya.

b.    Jenis Dermatitis Serboheik
Daerah rambut, bagian sudut hidung, alis, belakang telinga, dada dan di beberapa lipatan kulit lainnya adalah jenis Dermatiti serboheik. Intinya penyakit dermatitis ini terjadi pada daerah yang keras.  Tanda-tandanya adalah sembab dengan batas tegas, bercak dan timbul warna kemerahan adalah gejalanya. Dapat terlihat berminyak dengan warna ke kuning-kuningan atau kering yang diikuti dengan rasa gatal.

Dermatitis serboheik ini tidak bisa menyerang pada anak-anak balita yang berumur sekitar 6bulan hingga 5 tahun dikarena pada usia ini anak-anak balita tersebut tidak memiliki kelenjar minyak. Namun dermatitis jenis serboheik ini dapat menyerang bayi pada usia 6 sampai 8 minggu dan puncaknya pada saat berumur 2 sampai 3 bulan.  Akibat rangsangan hormonal dari sang Ibu kepada bayinya yang diduga penyebab bayi bisa terkena penyaki dermatitis serboheik ini.

Sekilas kelainan ini mirip dengan dermatitis atopik , ini terjadi pada beberapa kasus, misalkan kelainan yang terjadi pada tungkai dan lengan, inilah yang mirip dengan jenis dermatitis serboheik.

Pada saat seorang anak menginjak usia sekitar 18 tahun atau masa pubertas ini mulai dapat terserang dermatitis serboheik, dengan gejala sangat mudah dilihat adalah munculnya ketombe, dan puncaknya pada usia 40 tahun.

c.  Jenis Dermatitis Intertrigo
Jenis Dermatitis Intertrigo ini dapat terjadi pada segala usia dan kelainan radang kulit ini terjadinya di daerah lipatan. Akibat gesekan pada kulit, kegemukan ataupun banyak keringat pada daerah lipatan tubuh.  Dapat terjadi disekitar leher, ketiak, lipatan payudara dan lipatan sekitar pantat dengan gejala awal sembab di sekitar lipatan kulit serta timbul bercak berwarna kemerah-merahan.  Hal ini memicu terjadinya infeksi sekunder oleh jamur atau dalam istilah medis disebut dengan istilah candida albicans yang berapa disekitar dubur.

d.  Jenis eksim basah atau Dermatitis Numularis
Tanda-tanda eksim basah atau Dermatitis Numularis antara lain :
Rasa gatal yang berlebihan
Berbentuk bulat
Berbatas tegas
Bercak dan bersisik
Bintil-bintil berisi air

Orang dewasa lebih sering terserang eksim basah atau Dermatitis Numularis ini. Bagian dada dan punggung adalah tempat yang paling sering terserang. Numularis artinya koin kecil yang diambil dari istilah latin numulus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar